Best Banner

Bset 1

Kamis, 27 Desember 2012

KODE ETIK ENGINEERING


KONSEP TEKNOLOGI : 10 KODE ETIK IEEE
  • Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas keamanan, kesehatan dan kesejahteraan publik dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan !
Contoh sikap : ada seorang engineer, dia diberi tugas untuk membuat gedung baru bertingkat di perawang , dalam bekerja ia selalu mengigatkan anggota nya tentang keamanan serta ia bersedia menerima segala resiko yang terjadi terhadap keputusan yang diambilnya, ia juga terbuka kepada publik, dengan cara memberitahukan kepada masyarakat tentang kemungkinan yang dapat terjadi pada saat proyek ini berjalan yang dapat membahayakan mayarakat itu sendiri.
  • Menghindari konflik interess nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin , dan membukanya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul !
Contoh sikap :alan bekerja di suatu perpustakaan , sehingga yang mengatur buku yang masuk keperpustakaan adalah alan, pada saat itu afgan yang merupakan adek alan ingin memasukan buku ke perpustakaan tersebut ! alan berdasarkan kode etik ini harus mengatakan kepada adeknya tersebut untuk tidak sekali-kali mencoba memasukkan buku  ke perpustakaan tempat dia bekerja , karena bila hal itu terjadi maka pada saat ada orang lain yang ingin memasukkan buku  yang memiliki kualitas yang sama seperti afgan maka , alan sebagai abang  tidak akan bisa membantu afgan untuk dapat memasukkan buku tersebut !
  • Akan jujur dan realistis dalam bekerja !
Contoh sikap : engineer  yang bekerja di perusahaan  export import, dia bertugas menjual barang dan menerima keluhan . pada saat menawarkan barang ini kepada Negara yang baru kali ini mendengar barang tersebut, engineer ini harus bersikap jujur terhadap barang yang dijualnya, dan tidak mengada-ada terhadap barang tersebut. Baik itu dari segi kualitas maupun dari segi kekurangan barang ini, jangan hanya untuk mendapatkan pelanggan , maka hanya kualitas yang disebutkan serta menyatakan bahwa barang yang dijualnya tidak memiliki kekurangan . karena hal tersebut akan merugikan Negara tersebut.
  • Menolak sogokan dalam segala hal !
Contoh sikap : seorang engineer,yang bekerja di perusahaan listrik negara (PLN) dia bertugas sebagai pekerja lapangan dimana tugas nya yaitu memasang instalasi kerumah-rumah warga serta menaikan daya. Pada saat itu ada seorang pelanggan PLN yang ingin menaikan daya , tapi pelanggan ini tidak mau mengurus hal tersebut ke kantor pln , karena pelanggan ini beranggapan proses nya kan lama , lalu pelanggan ini memberikan  sogokan kepada engineer tersebut agar mau menaikan  daya rumahnya lebih cepat. Sikap engineer ini yaitu harus menolaknya , hal ini disebabkan karena engineer ini tau, bahwa harus ada prosedur untuk hal tersebut. Sehingga apabila ada seseorang yang ingin jalan pintas dia harus dapat mengatasinya
  • Mengembangkan pemahaman teknologi aplikasi yang sesuai dan kemungkinan konsekuensinya!
Contoh sikap : engineer ini bekerja dalam pembuatan ac,kemudian dia menyadari bahwa bila pengunaan ac yang begitu dingin pada suatu ruangan dapat menimbulkan  penyakit pada pengunanya! Sehingga engineer ini harus mengevaluasi ac tersebut bagaimana ac tersebut tetap dingin dan  tetap sehat bagi pengunanya .pengunaan ac yang begitu banyak di setiap wilayah indonesia juga berdampak bagi keshatan lingkungan sekitar, dimana ac dapat merusak lapisan ozon di bumi kita, sehingga engineer harus berfikir bagiamana agar pengunaan ac tidak merusak lapisan ozon di bumi kita !
  • Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relansi kami !
Contoh sikap : alan seorang engineer yang biasa bekerja dengan mesin ! kemudian alan diundang untuk debat bersama ulama besar Indonesia, debat yang dibahas yaitu tentang poligami versus perzinahan yang ada diindonesia , alan sebagai engineer berdasarkan kode etik harus bersikap boleh mengambil tugas ini apabila memiliki pengalaman dan pelatihan sebelumnya, jika memang terpaksa juga alan harus menyatakan keterbatasan pengetahuan nya tentang hal tersebut.
  • Mencari , menerima dan menawarkan kritik , pekerjaan teknik harus mengakui dan memperbaikinya !
Contoh sikap : alan bekerja disuatu perusahaan besar dibidang perancangan mesin baru, pada saat itu, alan mempersentasikan mesin baru tersebut, tentu saja mesin yang dpresentasikan alan tersebut akan mendapat tanggapan berupa kritik, alan sebagai engineer yang bersikap berdasarkan kode etik harus bersikap menerima kritik tersebut, untuk membuat dirinya lebih baik !
  • Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada factor-faktor seperti ras, agama , jenis kelamin keterbatasan fisik , umur dan asal kebangsaan .
Contoh sikap : alan adalah bos  disuatu perusahaan , di perusahaan ini , alan memperkerjakan banyak karyawan , karyawan ini berbeda-beda, baik itu segi agama, jenis kelamin, ras dan umur ! alan yang merupakan seorang muslim  selalu bersikap adil, pada saat hari idul fitri alan memberikan THR kepada karyawan muslim , pada saat orang non muslim juga merayakan natal, alan sebagai bos juga memberikan THR. Sehingga alan tidak membeda-bedakan karyawan nya , walaupun dia beragama islam, dia tetap bersikap adil kepada agama selain islam.
  • Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain , milik reputasi
Contoh sikap : alan yang bekerja dalam pembuatan gedung baru, dimana tentu saja alan bekerja sama dengan orang lain untuk dapat menyelesaikan proyek ini . dalam bekerja alan harus memperhatikan keamanan diri sendiri dan orang lain . bila pada saat bekerja, alan bekerja pada lantai dua, maka alan harus menjaga keselamatan rekan kerja di  lantai satu , dengan menjaga alat yang digunakan dalam bekerja tidak jatuh mengenai rekan kerja di lantai satu !
  • Membantu rekan sejawat dan rekan kerja dalam penggembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini !
Contoh sikap : alan soerang pilot di maskapai garuda , dia termasuk pilot yang cukup senior . dia sudah sering menerbangkan pesawat, baik dalam negeri atau pun luar negeri. Pada saat itu, putra adalah pilot baru di maskapai garuda , dia belum memahami betul aturan penerbangan seperti alan. Alan dalam kode etik ini , harus membantu putra agar memahami lagi cara penerbangan  dan aturan di maskapai tersebut. Sikap alan tersebut merupakan membantu rekan kerja, sedangkan kalau membantu rekan sejawat, yaitu alan memiliki teman pilot yang sudah lama dia kenal , nama nya yaitu budi, tetapi budi bekerja di maskapai lion air, dalam kode etik ini . alan harus membantu budi jika dia mengalami masalah dalam menjalankan pekerjaannya, walau pun budi dan alan bekerja di maskapai yang berbeda.

Kamis, 20 Desember 2012

Konsep Teknologi Design

Nama Kelompok : 
1. Darwin Stevan Hutabarat
2. Khoriul Anwar
3. Muhammad Nazhar Nur
4. Rialdo Akbara


KINCIR ANGIN

LATAR BELAKANG ANGIN

Angin adalah proses alam yang berlaku secara skala kecil dan skala besar, secara lingkup daerah dan dunia. Di lapisan atmosfir bawah udara dingin mengalir dari daerah kutub menuju daerah khatulistiwa dan di lapisan atmosfir atas udara hangat mengalir dari khatuistiwa menuju daerah kutub.
Angin merupakan suatu energi alam yang berlimpah adanya di bumi yang juga merupakan energi yang murah serta tak pernah habis. Energi angin telah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh manusia. Adapun pemanfaatannya adalah antara lain :
1.    Pemompaan air untuk keperluan rumah tangga dan pertanian.
2.    Melaksanakan kegiatan pertanian, seperti menggiling jagung, menggiling tepung, tebu.
3.    Mengalirkan air laut untuk pembuatan garam.
4.    Membangkitkan tenaga listrik khususnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin terutama untuk daerah yang belum terjangkau oleh PLN.

MEKANISME TURBIN ANGIN

Sebuah pembangkit listrik tenaga angin dapat dibuat dengan menggabungkan beberapa turbin angin sehingga menghasilkan listrik ke unit penyalur listrik. Listrik dialirkan melalui kabel transmisi dan didistribusikan ke rumah-rumah, kantor, sekolah, dan sebagainya.
Turbin angin dapat memiliki tiga buah bilah turbin. Jenis lain yang umum adalah jenis turbin dua bilah. Turbin angin bekerja sebagai kebalikan dari kipas angin. Bukannya menggunakan listrik untuk membuat angin, seperti pada kipas angin, turbin angin menggunakan angin untuk membuat listrik.
Angin akan memutar sudut turbin, kemudian memutar sebuah poros yang dihubungkan dengan generator, lalu menghasilkan listrik. Turbin untuk pemakaian umum berukuran 50-750 kilowatt. Sebuah turbin kecil, kapasitas 50 kilowatt, digunakan untuk perumahan, piringan parabola, atau pemompaan air.

JENIS TURBIN ANGIN


Dalam perkembangannya, turbin angin dibagi menjadi jenis turbin angin propeler dan turbin angin Darrieus. Kedua jenis turbin inilah yang kini memperoleh perhatian besar untuk dikembangkan. Pemanfaatannya yang umum sekarang sudah digunakan adalah untuk memompa air dan pembangkit tenaga listrik.
Turbin angin propeler adalah jenis turbin angin dengan poros horizontal seperti baling- baling pesawat terbang pada umumnya. Turbin angin ini harus diarahkan sesuai dengan arah angin yang paling tinggi kecepatannya.
Kecepatan angin diukur dengan alat yang disebut anemometer. Anemometer jenis mangkok adalah yang paling banyak digunakan. Anemometer mangkok mempunyai sumbu vertikal dan tiga buah mangkok yang berfungsi menangkap angin.
Jumlah putaran per menit dari poros anemometer dihitung secara elektronik. Biasanya, anemometer dilengkapi dengan sudut angin untuk mendeteksi arah angin. Jenis anemometer lain adalah anemometer ultrasonik atau jenis laser yang mendeteksi perbedaan fase dari suara atau cahaya koheren yang dipantulkan dari molekul-molekul udara.
 Turbin angin Darrieus merupakan suatu sistem konversi energi angin yang digolongkan dalam jenis turbin angin berporos tegak. Turbin angin ini pertama kali ditemukan oleh G.J.M. Darrieus tahun 1920. Keuntungan dari turbin angin jenis Darrieus adalah tidak memerlukan mekanisme orientasi pada arah angin (tidak perlu mendeteksi arah angin yang paling tinggi kecepatannya) seperti pada turbin angin propeler.

ALAT PENGUKUR KECEPATAN ANGIN


Dalam mengetahui seberapa besar kecepatan hembusan suatu angin maka perlu suatu alat/parameter pengukur kecepatan angin itu. Alat yang sering digunakan dalam mengukur kecepatan angin biasa disebut anemometer.
Adapun jenis daripada alat pengukuran kecepatan angin (anemometer) adalah :
a. Anemometer jinjingan
Anemometer jinjingan adalah alat ukur kecepatan angin yang cara kerjanya berdasarkan tekanan dinamik ( . ƒÏ.V2 ). Tetapi alat ukur ini kurang teliti dalam pembacaan.
b. Anemometer setengah bola
Anemometer setengah bola adalah alat ukur kecepatan angin dengan menggunakan kincir setengah bola. Dimana mangkok setengah bola ini akan berfungsi untuk menangkap angin sehingga dapat menggerakkan kincir dan seberapa besar kecepatan angin itu dapat dilihat dari kecepatan putaran kincir.
c. Anemometer propeller
Anemometer propeller adalah alat ukur kecepatan angin dengan menggunakan kincir model pesawat kecil, mengikuti arah angin dan propeller yang mengukur kecepatan arah angin itu.

SEJARAH KINCIR ANGIN


Sejarah perkembangan pembangkit angin dengan kincir angin dapat diuraikan disini :
1.           Sekitar tahun 1890 Negara Denmark sudah mulai memanfaatkan tenaga untuk memompa air maupun membangkitkan tenaga listrik guna mmenuhi kebutuhan industri susu yang terletak terpencar dan yang semakin berkembang khususnya didaerah yang tidak tersedia bahan bakar lokal. Dalam periode 1890-1945 produksi kincir angin kebanyakan berkapasitas 5 KW meskipun ada beberapa yang berkapasitas lebih besar.
2.           Dengan berakhirnya Perang Dunia II, kebutuhan akan tersedianya tenaga listrik diperkirakan akan meningkat, sedangkan persediaan bahan bakar fosil tidak mencukupi sehingga di beberapa Negara Eropa mulai memikirkam untuk memanfaatkan sumber energi pengganti lain termasuk sumber energi angin dan prototype yang telah diproduksi berkapasitas 100 KW.
3.           Sejak tahun 1958 penelitian mengenai tenaga angin mulai ditinggalkan karena berkembangnya teknologi tenaga nuklir yang nampaknya mempunyai prospek yang lebih baik, serta telah stabilnya penyediaan bahan bakar konvensional yang harganya relatif lebih murah dan mungkin besarnya ukuran unit pembangkit listrik tenaga termis yang ternyata lebih menguntungkan.
4.           Sejak melandanya krisis energi tahun 1973 pada saat harga bahan bakar minyak mulai melonjak dan pada saat bersamaan masyarakat di negara-negara maju mulai memberikan tanggapan negatif pada pembangunan pembangkit-pembangkit listrik tenaga nuklir khususnya mengenai hal bahaya pencemaran lingkungan maka sejak itu energi angin mulai mendapat perhatian lagi dalam perkembangannya.
5.           Di Indonesia, tenaga angin telah dikembangkan pemanfaatannya sejak tahun 1979 yang dimulai dengan penelitian-penelitian dan pengukuran data angin serta konsep-konsep teknologi sesuai dengan kondisi dan energi angin yang tersedia di Indonesia.


Perencanaan Kincir Angin


Untuk perencanaan kincir angin diperlukan data sebagai berikut:
1.    Survei data angin
2.    Lokasi kincir yang baik
3.    Rumus energi angin yang baik
4.    Perencanaan

MACAM KINCIR ANGIN

1. Kincir Angin Darrieus
Kincir angin darrieus diciptakan pada tahun 1920 oleh G.J.M. Darrieus dari Perancis. Kincir angin ini terdiri dari sudu-sudu berpenampang airfoil (seperti bentuk pesawat terbang), dengan jumlah sudu satu pasang, dua pasang, atau lebih. Dimana gaya dorong untuk memutar rotor adalah dari kombinasi gaya-gaya aerodinamika yang terjadi pada sudut-sudut kincir tersebut.
Adapun keuntungannya :
1.         Tidak perlu pengaturan sudut-sudut untuk menggerakan sebuah generator.
2.         Tidak memerlukan suatu orientasi karena berporos vertikal.
Adapun kerugiannya :
1.         Beroperasi pada putaran rendah.
2.         Tidak dapat start sendiri.
3.         Efisiensi aerodinamika rendah.

 2. Kincir Angin Savonius
Kincir angin savonius merupakan kincir angin berporos vertikal yang telah dikenal sejak tahun 1925. Dalam beberapa hal tertentu kincir angin savonius mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis kincir angin yang lain, misalnya :
1.           Konstruksi sederhana, sehingga mudah dibuat.
2.           Bahan bakunya mudah didapat.
3.           Tidak memerlukan keahlian khusus dalam pembuatan.
4.           Biaya investasinya dan operasinya atau pemeliharaannya murah.
Pada umumnya sudut kincir angin savonius umumnya berbentuk huruf “S”, yang terdiri dari dua, tiga atau lebih. Masalah utama dari kincir angin savonius dan juga kincir angin poros vertikal lainnya adalah pada sudutnya kembali ia menentang aliran udara dan ini merupakan suatu kerugian yang besar. Untuk mengatasi adanya kerugian besar diatasi dengan membuat sudut berbentuk traveling down seluas-luasnya dan traveling up wind sekecil-kecilnya.

 3. Kincir Angin Giromill
Kincir angin giromill mempunyai prinsip kerja hampir sama dengan kincir angin darrieus dengan perbedaan pada kincir angin giromill bentuk sudutnya lurus dan dipasang vertikal dengan sudut variable Pitch dan tidak memerlukan kecepatan awal.
Karena bentuk sudutnya lurus maka pembuatannya mudah dan murah. Tetapi kelemahannya adalah menpunyai perbandingan putaran yang rendah dan energi yang diekstesikan kecil.
Keuntungan dari kincir angin giromill :
1.         Dapat melakukan start sendiri.
2.         Efisiensi aerodinamika lebih tinggi dari rotor darrieus.
3.         Sudut rotor yang lurus mudah dibuat.

 4. Kincir Angin Propeller.
Kincir angin propeller merupakan kincir angin yang konvensional dimana suatu putaran searah dengan arah angin dengan jumlah sudut dua, tiga ataupun lebih yang berpenampang airfoil. Dimana perputaran kincir angin ini disebabkan adanya gaya aerodinamika yang bekerja pada suatu kincir angin. Agar propeller dapat berputar maka letak bidang rotasinya harus tegak lurus dengan arah angin. Dan untuk maksud ini dapat digunakan tipe up wind dan down wind.
Kelebihan jenis Up Wind :
1.         Konstruksi lebih sederhana.
2.         Karakteristik aerodinamis angin tidak terganggu karena arah angin langsung menuju rotor.
3.         Untuk variable pitch start lebih ringan.
4.         Tidak memerlukan sudut orientasi.
Kerugian jenis Up Wind :
1.         Jarak rotor ke sumbu menara harus jauh, hal ini akan memungkinkan terjadi pelenturan poros karena beban rotor yang        terlalu berat.
2.         Memerlukan ekor pengarah.
3.         Kapasitas turbin umumnya kecil, hal ini karena jari-jari sudut yang bisa dipasang ukurannya kecil, bila besar   memungkinkan terjadi defleksi sudut.

 

Kamis, 22 November 2012

Daftar Harga komponen

Toko Riau Elektronik
Jl. Riau No. 3 telp (0761)(32008) Pekanbaru

1. Dioda Sinyal 1N4148       =    Rp. 250 , -
-
3. Dioda Bridge 2A Bulat (RB2008 = 2A 800V)   =  Rp. 3000, -








5. LED warna merah     =  Rp. 1000, -

7. LED ultra bright    =  Rp. 1000 , -



9. LED inframerah   = Rp. 1.000 , -




11. Photodioda   =  Rp. 3.000 , -


12. Dioda varactor = Rp.10.000




“Toko Spare Part Elektronika”
Perum. Mutiara Gading Timur I Blok D3/2 RT6/24
Bekasi Timur Jawa Barat 17510
 
13. 1N5711 schottky Rectifier Diode = Rp. 7500, -
1N5711 Schottky Rectifier Diodehttp://www.ruanghobi.com/produk/2265/1n5711-schottky-rectifier-diode.html  

Kamis, 15 November 2012

Konsep Teknologi


1. Jelaskan secara singkat perbedaan antara ilmu/ sains (science), teknologi, dan teknik.
     Jawab :
     * Sains adalah suatu cara untuk mempelajari aspek -aspek tertentu dari alam secara terorganisir, sistematik dan melalui metode-metode saintifik yang terbakukan. ruang lingkup sains terbatas pada pada hal - hal yang dapat dipahami oleh indera (penglihatan, sentuhan, pendengaran, rabaan dan pengecapan).
     * Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis, ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keselurahan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
     * Teknik adalah  perekayasaan atau penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia.
 Perbedaannya yaitu : Sains/ilmu itu sistem pengetahuan dalam segala bidang atau Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya. Sedangkan teknologi itu penerapan dari sains dan teknik untuk menciptakan sesuatu sedangkan teknik yaitu penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan.

2. Jelaskan secara singkat perbedaan antara teknik elektro dan teknik elektronika
    Jawab :
    * Teknik Elektro adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknik elektro merupakan teknik mempelajari tegangan yang tinggi dan arus kuat.
    * Teknik Elektronika  adalah teknik yang berhubungan dengan berbagai material dalam berbagai konfigurasi atau struktur yang dapat mengatur aliran arus listrik. Dalam teknik elektronika dikenal dan digunakan berbagai komponen seperti diode, transistor dan sirkuit terpadu untuk membangun perangkat. Hasil dari teknik elektronika digunakan secara langsung oleh bidang lain seperti teknik komputer dan teknik telekomunikasi dengan sirkuit terintegrasi sebagai salah satu kemajuan terbesar yang paling dimanfaatkan. Teknik elektronika mempelajari arus yang lemah
Perbedaannya yaitu  teknik elektro lebih luas daripada teknik elektronika. Teknik elektro mempelajari tegangan yang kuat sedangkan teknik elektronika mempelajari arus yang lemah dan hasil dari teknik elektronika digunakan secara langsung untuk bidang lain seperti teknik komputer dan telekomunikasi dan hasil teknik elektro digunakan untuk kebutuhan masyarakat seperti PLN.

3. Jelaskan secara singkat dua perbedaan antara scientist dan engineer.
    Jawab :
    * Beda scientist dan engineer semuanya didik dengan matematik dan ilmu-alam. Bedanya yaitu :
        a.  Scientist menggunakan ilmu pengetahuan terutama untuk memperoleh ilmu pengetahuan baru (seeks to know). Scientist menyelidiki "apa".
       b.   Engineer mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk merancang dan mengembangkan alat-alat yang dapat digunakan, struktur-struktur dan proses-proses (aims to do). Engineer menciptakan apa yang belum diciptakan.

4. Keterampilan apa saja yang perlu dimiliki seorang engineer?
    Jawab :
        *Kompetensi, yaitu suatu sifat yang selalu menuntut profesional Engineer untuk memperdalam  dan memperbaharui pengetahuan dan ketrampilannya sesuai dengan tuntutan profesinya.  Seorang Engineer tidak boleh berhenti belajar karena dunia  engineering terus berkembang dan berubah dengan cepat.  Profesi Engineer tidak melekat seumur hidup, hanya sepanjang seseorang terus mengikuti tuntutan profesinya.  Dan ini sesuai dengan etika profesi yang berlaku umum bahwa hanya profesional yang berkompeten yang berhak melakukan pekerjaan di bidangnya.
·      *Tanggung jawab pribadi: yaitu kesadaran untuk membebankan hasil pekerjaannya sebagai tanggung jawab pribadi.  Seorang Engineer untuk itu harus mengenal kemampuan dirinya, sehingga bisa mempertanggungjawabkan semua pekerjaan yang dilakukannya secara moral: selalu merekomendasikan apa adanya,  melakukan pekerjaan yang menjadi bidang kompetensinya, dan mendahulukan kepentingan umum. 
       * Memiliki soft skill yang baik seperti keterampilan komunikasi yang baik
 
Mengutip Tanri Abeng, untuk menjadi profesional harus memenuhi 3 syarat yaitu:
1.     menguasai ilmu secara mendalam dalam bidangnya,
2.     mampu mengkonversikan ilmu menjadi ketrampilan, dan
3.     selalu berpikir positif dengan menjunjung tinggi etika dan integritas profesi.

5.  Selain memiliki kompetensi dalam teknis, teoritis, dan praktis seorang engineer juga harus memiliki kemampuan lain. Apakah itu dan mengapa?
 Jawab : Engineer harus bisa mengerti bidang lain yaitu :
a.  Computer science: terutama dalam perangkat keras
b.  Engineering: terutama dalam pendekatan/metode analisa pemecahan masalah
c.  Industrial engineering: terutama dalam optimasi proses dan sumber daya
d.  Management: terutama dalam mengelola manusia dan kelompok kerja, manajemen proyek

Rabu, 07 November 2012

TUGAS INDIVIDU

1. Pengertian Teknologi

Jawab : Teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau mebuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra, dan otak manusia.

2. Ciri-Ciri Masyarakat menurut Alfin Toffler

  Masyarakat Pertanian
   - Hidup berpindah-pindah
   - Menggunakan Energi dari alam (matahari,otot binatang,angin dan air)
   - Kedudukan masyarakatnya sebagai Produsen juga Konsumen
   - Gelombang pembaharuan manusia menentukan dan menerapkan teknologi pertanian



3. Alvin Tofler membagi perkembangan peradaban manusia itu menjadi 3 gelombag, yaitu:
1. Gelombang 1 masyarakat agraris (pertanian) (8000 SM-1700 Masehi)
Pada fase ini, masyarakat mulai mengenal tekhnologi pertanian, manusia mulai berubah, dari yang sebelumnya hanya mengandalkan sumberdaya alam secara langsung dan di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kemudian sudah berubah untuk memelihara dan memproduksi sendiri sumber makanan dan pemenuhan kebutuhan melalui proses berternak dan bercocok tanam.
Lebih rinci, masyarakat pada gelombang ini di lukis sebagai berikut:
1. Energi yang diandalkan adalah energi otot, anggapannya energi ini tak akan habis.
2. Tenaga utama adalah manusia dan binatang.
3. Manusia berada pada era pertanian awal.
4. Mobilitas manusia dan informasi berjalan sangat lamban.
5. Pendapatan perkapita sangat rendah, karena hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari saja, dan sangat tergantung pada alam dan binatang.
6. Homo homini lupus – siapa yang terkuat dialah yang menang (hukum rimba).
Proses komunikasi yang terjdi pada manusia yang hidup pada gelombang ini adalah proses komunikasi interpersonal, dimana pesan hanya terjadi dari mulut kemulut dan face to face (tatap muka).
Akan tetapi gelombang ini sebenarnya bukanlah fase awal perkembangan tekhnologi komunikasi, karena menurut Everett M. Rogers dalam bukunya Comunication technolgy (1986) pada 22.000 Sebelum masehi manusia prasejarah telah memdokumentasikan setiap peristiwa, peringatan maupun catatan-catatan penting yang mereka buat dalam bentuk lukisanpada dinding bekas tempat tinggal mereka.
Tahun 4000 sebelum masehi, orang samaria bahkan sudah mulai menulis di tanah liat, kemudian tekhnologi komunikasi yang juga telah di temukan seblum gelombang ini adalah pada tahun 1401, Phi sheng di cina telah menemukan alat cetak sederhana untuk mencetak buku. Dan pada tahun 1241 bahkan korea telah menemukan besi sebagai pengganti tanah liat yang di gunakan untuk menulis. Dan pada tahun 1456 kitab suci gutenberg di cetak dengan cetakan besi.
2. Gelombang 2 Masyarakat industri (1700-1970)
Sifat manusia yang serakah, merasa tidak puas dengan hasil produksi mereka selama ini dalam bercocok tanam dan memanfaatkan sumberdaya alam, kemudian mencoba memikirkan berbagai alternatif cara untuk memperoleh keuntungan yang banyak dari pengelolaan sumberdaya yang telah di sediakan oleh alam. Hingga kemudian membuat manusia yang hidup gelombang ini di sebut juga sebagai manusia ekonomi.
Perubahan tekhnologi dan proses komunikasi yang paling nyata adalah di tandai dengan semakin cepatnya mobilitas manusia, barang maupun informasi. Tidak hanya berbatas negara, tetapi juga terjadi antar negara dan benua. Pada gelombang ini pula terjadi banyak perang dan penjajahan guna mendapatkan sumberdaya alam sebanyak-banyaknya untuk mendukung proses industri.
Selanjutnya, surat kabar yang sebelumnya di tulis dengan tangan dengan jumlah sekitar 100 lembar sekali terbit, maka dengan menggunakan mesin cetak silinder, jumlah dapat ditingkatkan menjadi 300 hingga 400 eksemplar perjam. Bahkan jika menggunakan mesin off sett dapat ditingkatkan menjadi 8000-10.000 eksemplar/jam. Kemudian bila menggunakan mesin web rotasi offset sekali mencetak bisa mencapai 20.000-60.000eksemplar/jam. Produksi besar-besaran ini juga kemudian dilakukan untuk diperdagangkan.
Secara rinci, ciri-ciri masyarakat pada gelombang ini di tandai dengan hal-hal berikut:
1. Tenaga otot berganti menjadi tenaga mesin
2. Tenaga mesin di dukung energi dan plankton (minyak, batubara dll)
3. Penggunaan energy secara besar-besaran.
4. Mobilitas manusia, barang dan informasi lebih cepat.
5. Penjajahan untuk dijadikan cadangan sumber energy (Neokolonialisme) berkembang.
3. Gelombang 3 Masyarakat Informasi (1979-2000)
Sesungguhnya peradaban manusia pada gelombang ini di awali denga ditemukannya transistor oleh William Schokley dkk, pada tahun 1947. Hingga kemudian pada tahun 1967 integrated cirkuit/IC/CHIPS. Keberadaan IC/Chips inilah yang kemudian mempengaruhi proses produksi barang-barang-barang elektronik secara besar-besaran. Dan kemudian dapat di jual dengan harga yang relative murah, atau oleh alvin toffler di sebut gejala massivasikasi.
Personal komputer (home komputer) adalah satu produk yang di produk secara massivikasi pada awal berkembangnya era ini, mengalami peningkatan pemakaian yang sangat signifikant pada tahun 1960-1980 dari 10.000 menjadi 10 juta set. Dan enam tahun kemudian menungkat menjadi 40 juta.
Beberapa ciri yag dimiliki oleh masyarakat pada gelombang ini adalah sebagai berikut:
1. Mobilitas informasi berjalan sangat cepat, dan menyebabkan tingkat efisiensi sangat tinggi.
2. Mobilitas manusia dan barang semakin meningkat.
3. Diperoleh energi alternatif yang dapat di daur ulang.
4. Produktivitas pangan semakin meningkat dengan penggunaan bio tekhnologi.
5. Industri mekanik berubah menjadi industri program(perangkat lunak)
6. Ditemukannya tekhnologi informasi dan data prosessing.
Peradaban manusia gelombang 3 ini selanjutnya disebut juga sebagai masyarakat informasi, karena peradaban inilah kemudian awal dari munculnya masyarakat yang sebagaian besar anggotanya menjadikan informasi sebagai salah satu kebutuhan utama dalam hidupnya.
Dan gelombang ke tiga ini masih terus berlanjut hingga sekarang, bagaimana kita lihat bahwa perkembagan tekhnologi informasi terus saja terjadi dari massa ke massa. Baik itu tekhnologi yang bersifat fisik seperti handphone, komputer maupun software, yang berupa berbagai aplikasi yag menyertai produk fisik maupun yang berdiri sendiri seperti internet dan sebagainya.
Kita lihat sekarang bagaimana tekhnologi-tekhnologi informasi itu di produksi secara massivikasi. Dapat dijangkau bahkan dengan harga yang sangat murah. Sehingga dengan mudahnya anak SD mudahnya dapat memiliki Handphone. Sedangkan beberapa tekhnologi komunikasi da informasi yang pada awal perkembangan peradaban ini masih di produk secara demassifikasi sekarang juga telah lebih mudah di akses.
Seperti seperangkat audio televisi, satelit, dan lain-lainnya. sehingga dengan mudah sekarang komunitas kecil dengan visi dan bentuk yang belum begitu jelaspun dapat mempunyai stasiun radio sendiri. Sehingga tidak jarang di berbagai tempat menjamurlah pertumbuhan radio dan televisi swasta. Belum lagi surat kabar, internet centre (warnet) yang menyediakan layanan 24 jam.
Tekhnologi yang sofwarepun tidak mau ketinggalan, bagaimana kemudian mereka berintegrasi dengan berbagai tekhnologi informasi lainnya, seperti misalnya blackberry yang menawarkan da menyediakan fasilitas dan fitur internet yang serba lengkap. Belum lagi dengan beberapa handphone keluaran china yang di jual dengan murah dan dapat di miliki siapa saja bahkan anak SD ataupun TK sekalipun memungkin untuk memiliki HP yang juga telah menawarkan fitur untuk mengakses layanan internet dimana saja.
Dan providerpun tidak mau ketinggalan memanjakan masyarakat dengan berbagai produk dan fasilitas yang memudahkan semua orang untuk mengakses informasi secepat mungkin dimana dan kapanpun berada, dengan penawaran harga dan berbagai bonus yang ditawarkan.
Belum lagi, kehadiran handphone yang juga menyediakan fitur seperti televisi, dan radio yang memudahkan penggunanya untuk dapat tetap menikmati informasi melalui radio maupun televisi di manapun mereka berada hanya dengan menggunakan handphone yang ada dalam genggaman mereka.
Peradaban masyarakat, menjadi masyarakat informasi kemudian menciptakan berbagai macam produk dan tekhnologi yang di buat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan informasi yang aktual, cepat praktis. Kemudian menjadikan berbagai media saling berintegrasi. Sehingga radio, sekarang sudah dapat di dengar secara life streaming, dengan begitu tidak akan ada lagi batasan wilayah jangkauan yang akan membatasi pendengar dengan radionya.
Sehingga tidak jarang lagi, masyarakat amerika akan mendengarkan siaran radio di bengkulu. Bahkan radio komunitas sekalipun. Surat kabarpun tidak mau ketinggalan, merekapun melakukan proses intergrasi dengan tekhnologi internet, melalui penerbitan media online. Dan internetpun sudah lebih terbuka dengan menyediakan begitu banyak informasi apapun yang di butuhkan oleh masyarakat. Dan produk-produk inilah yang kemudian kita sebut juga new media.
Kehadiran new media, tentulah merupakan sebuah angin segar bagi kita semua, karena dengan begitu setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi kapanpun dan dimanapun. Selain itu setiap orang juga dapat menyampaikan informasi apapun kapanpun dan dimanapun mereka berada.
Setiap orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan berita, kritikan atau apapun untuk menyampaikan aspirasinya melalui blog pribadi, share di web atau beberapa layanan yang telah tersedida dan dapat di akses siapa saja di internet. Akan tetapi, kehadiran new media ini kemudian juga membawa dampak negatif yang meluas. Seperti banyak kita ketahui beberapa konflik antar personal terjadi melalui perantara internet hingga kemudian meluas dan terjadi di dunia nyata. Konflik-konflik antar suku, kelompok, agama, bahkan negarapun terjadi. dan bahkan beberapa tahun belakangan ini banyak sekali tindak kejahatan yang kita temui sebagai akibat dari internet dan fasilitas-fasilitas yang di sediakan seperti facebook, twitter, blogger, hingga grup-grup diskusi yang menjamur da muncul begitu saja. Tanpa kemudian ada yang mengatur dan menertibkan ini. sehingga potensi terjadinya konflik semakin meluas dan menimbulkan efek domino. Menyikapi hal tersebut, seyogyanya memang new media juga menyiapkan sistem da mekanisme regulasi yang mengatur mekanisme dan penggunaan new media. Sehingga kemudian konflik dan kejahatan pada proses penggunaan new media dapat di minimalisir.

4.  Laser, teknologi ‘usang’ yang sudah berusia 50 tahun kini jamak digunakan di berbagai perangkat, mulai dari CD sampai ke pointer yang biasa digunakan untuk presentasi. Kini, teknologi itu menghadapi lawannya, yakni antilaser.

Perangkat antilaser akan mampu menangkap dan membatalkan sinar laser yang sudah dipancarkan.

Menurut Douglas Stone, peneliti asal Yale University, Amerika Serikat, meski perangkat seperti itu kemungkinan hanya cocok untuk film-film fiksi ilmiah, namun dalam dunia nyata, penggunaan yang paling memungkinkan dari teknologi antilaser adalah di dunia komputer, khususnya drive optik.

“Ke depannya, cara kerja perangkat ini adalah seperti memancarkan laser secara terbalik,” kata Stone, seperti dikutip dari Phbeta, 30 Juli 2011.

Stone menyebutkan, meski laser membutuhkan energi listrik dan memancarkan sinar dalam pita frekuensi yang cukup sempit, antilaser yang diciptakannya mengambil sinar laser dan mentransformasikannya menjadi energi panas. Akan tetapi energi ini juga dapat dikonversikan menjadi energi listrik.

Laser konvensional, yang ditemukan pada tahun 1960, menggunakan apa yang disebut dengan ‘gain medium’ misalnya material semikonduktor untuk membuat pancaran gelombang cahaya yang fokus.

Adapun perangkat yang dibuat Stone menggunakan silikon sebagai penyerap ‘loss medium’ yang menangkap gelombang sinar itu yang akan membuatnya memantul-mantul hingga mereka dikonversikan menjadi panas.

Dan meskipun teknologi yang ditemukan Stone tampak menarik, antilaser yang ia buat tidaklah ditujukan sebagai pelindung laser. “Ini merupakan cara untuk menyerap laser. Berbeda dengan pistol laser yang jika ia digunakan untuk membunuh, sinar lasernya tetap akan membunuh targetnya,” ucapnya.

Menurut Stone, penggunaan yang paling memungkinkan untuk teknologinya adalah di bidang komputer. “Komputer kinerja tinggi masa depan akan memiliki chip hybrid,” ucapnya. “Bukannya memiliki chip dengan transistor dan silikon, komputer masa depan akan menggunakan energi listrik dan cahaya,” ucap Stone.

Stone menyebutkan, perangkat dengan antilaser juga bisa digunakan sebagai sakelar optik yang bisa dinyala-matikan kapanpun diinginkan.



SEJARAH WIFI

Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.
Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.
Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.

Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.

Spesifikasi WIFI

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
  • 802.11a
  • 802.11b
  • 802.11g
  • 802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
SpesifikasiKecepatanFrekuensi
Band
Cocok
dengan
802.11b11 Mb/s~2.4 GHzb
802.11a54 Mb/s~5 GHza
802.11g54 Mb/s~2.4 GHzb, g
802.11n100 Mb/s~2.4 GHzb, g, n
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
  • Channel 1 - 2,412 MHz;
  • Channel 2 - 2,417 MHz;
  • Channel 3 - 2,422 MHz;
  • Channel 4 - 2,427 MHz;
  • Channel 5 - 2,432 MHz;
  • Channel 6 - 2,437 MHz;
  • Channel 7 - 2,442 MHz;
  • Channel 8 - 2,447 MHz;
  • Channel 9 - 2,452 MHz;
  • Channel 10 - 2,457 MHz;
  • Channel 11 - 2,462 MHz
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network(WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.
Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.
Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.
Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).

Kelompok Tak : 
Imam Syarif Mattata
Muhammad Nazhar Nur
Sarkawi Hasibuan